Category Archives: Lifestyle

Pengalaman Cari Kerja Via JobStreet

Standar

Pernah dengar kalimat “Welcome to the real world” setelah lulus kuliah? Aku rasa banyak dari kita memang sering mendengar kalimat itu. Iyap kalimat ini memang sering digunakan untuk menggambarkan betapa susahnya mencari pekerjaan setelah lulus sehingga mungkin saja menyadarkan diri dari ekspektasi “setelah lulus kuliah bisa langsung dapat  kerja dengan mudah”. Well, inilah “the real world” yang dimaksud.

Hal ini pula lah yang menjadi pengalamanku sewaktu baru lulus kuliah dan merasakan susahnya cari kerja. Sedikit cerita flash back saat aku baru lulus kuliah aku sangat bersemangat untuk mencari kerja. Sayangnya jangankan pekerjaannya, info lowongan kerja pun sangat minim aku dapatkan. cari lowongan kerja di internet juga sulit karena kebanyakan hanya situs gak jelas, judulnya saja yang info loker tetapi gak ada satu pun berisi informasi yang dicari. Sampai suatu waktu aku menemukan portal lowongan kerja yang menjadi solusi bagi aku yang sulit mencari kerja. Portal loker itu adalah JobStreet. Nah, JobStreet itu apa sih? Read the rest of this entry

Iklan

My Favorite “Me Time” Activities and Recommendation Place #GoersBeautyPostCollab

Standar

Halo Annyeong

Manusia memang adalah makhluk sosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Tapi meskipun demikian manusia juga butuh waktu menyendiri tanpa terganggu oleh orang lain dan rutinitasnya seperti biasa. Eh ini bukan lagi ngajar sosiologi yah. Kali ini aku akan membahas Tentang Favorite “Me Time” dan tempat tempat yang enak banget dijadikan tujuan buat “Me Time” khususnya buat yang tinggal di Makassar yah.

Sebelumnya “Me Time” itu kayak gimana sih? Ok, jadi “Me Time” itu saat dimana kita menghabiskan waktu sendiri melakukan apapun yang kita ingin lakukan untuk rehat sejenak dari rutinitas kita. Misalnya kamu setiap hari sibuk bekerja dari pagi sampai malam dan lagi bagi yang punya pasangan harus meluangkan waktu pasangan nah untuk menyeimbangkan itu kita butuh “me time” untuk sekedar merilekskan tubuh dan pikiran tanpa diganggu oleh rutinitas yang seperti biasa dilakukan.

Oh iya aku hampir lupa😊 post aku kali ini adalah collaboration post bareng Beautygoers dan ada teman aku Maria Octavia yang juga punya cerita Favorite “me time” ala dia.

Me Time Favourite

Jadi apa nih “me time” favoritnya Afni? Nah di sini aku nge-list 3 favorite “me time” ala aku.

Berenang
Berenang menjadi salah satu favorite “me time” aku. cara ini biasanya aku lakukan untuk menghilangkan kepenatan karna pekerjaan menumpuk atau kalau aku lagi stress hehe. Di makassar ada banyak pilihan tempat untuk berenang yang bagus dan nyaman tapi karena aku senangnya tempat yang sepi aku biasanya berenang di pool di dalam kompleks perumahan dekat tempat tinggal aku ketimbang berenang di hotel atau kolam berenang yang banyak banget pengunjungnya.

Pic by Tirta Garden

Nama tempatnya itu Tirta Garden. Letaknya berada di dalam kompleks perumahan. Kalau dipikir yah pasti tempatnya ini ramai karena berada di dalam perumahan but surprisingly, tempatnya gak banyak pengunjung. Air kolamnya bersih dan jernih. Terdapat 3 kolam di situ. Pertama kolam yang dangkal diperuntukkan bagi anak anak, kolam sedang dan kolam besar yang kedalamannya kurang lebih 2 meter. Uniknya kolam besar dan kolam yang dangkal dibuat seolah bersatu tetapi diberi pembatas besi sehingga aman bagi yang berenang di kolam dangkal agar tak ke bagian kolam yang dalam. Sedangkan kolam sedang letaknya terpisah dari dua kolam tadi.

Selain itu di sana ada kantin kecil buat beli makanan, banyak dipan untuk baring santai, ada satu bungalo yang cukup besar, kamar mandinya bersih dan ada banyak shower buat sekedar cuci badan sebelum mandi. Sayangnya untuk kamar mandi cuma ada 1 jadi harus mengantri kalau banyak yang mau ke kamar mandi. Di Tirta garden ini juga ada life music jadi kita bisa sekedar bersantai di couch sambil menikmati musik yang di sajikan.

Tirta Garden Pool. Ini aku menghadap ke kolam dewasa

Face and Hair Treatment
Selain berenang aku juga suka “me time” ke tempat tempat treatment. Aku suka cream bath dan facial kalau lagi ingin relax habis lelah bekerja. Untuk cream bath aku biasanya ke Salon Muslimah Azka dekat tempat tinggal aku. Aku memilih treatment di situ karena tempatnya khusus muslimah atau perempuan, aku gak suka salon yang campur sama customer laki-laki atau therapist nya laki-laki.

Selain itu treatment di sana terbilang murah dan kadang ada banyak promo. Perempuan mana yang gak tergiur coba hehe. Aku juga senang karena service nya memuaskan.

Untuk face treatment aku lebih memilih ke dokter dari pada ke salon. Aku bisanya melakukan treatment di dokter spesialis kulit karena mereka sudah tau betul dengan masalah kulit dan treatment apa yang diberikan.

Ini pas aku facial. Foto di Azka salon gak ada karena hp dan tas disimpan di loker sebelum treatment

Baca Buku
Kalau yang satu ini sebenarnya hampir jadi rutinitas karna tiap mau tidur biasanya nyempatin buat baca kalo gak lagi datang malasnya hehe. Aku biasanya baca apa saja. Kadang baca artikel, karya sastra seperti sajak, puisi atau novel. Untuk tempatnya sendiri aku lebih suka baca di tempat yang lebih tenang, biar khusyuk bacanya😊

Aku biasanya baca buku di sekitaran kampus Unhas (Universitas Hasanuddin). Kadang di perpustakaan umumnya kadang juga di tepi danau Unhas.

65439a31-9b3f-4d73-8559-1202ddcd27fe

Tepi danau kampus Unhas yang berada di sisi jalan sebelah kanan dari gerbang kampus

Danau kampus Unhas ini ada dua. Sebelah kiri dan kanan. Kalau tempat aku membaca letaknya sebelah kanan dari gerbang kampus. Kalau membaca di tepi danau kampus Unhas ini sih emang nyaman. Suasananya tenang dan adem banget.

Kalau ini tepi danau sebelah timur.

Pernah juga aku baca di cafe. Tempatnya lumayan tenang dan cozy. Sebenarnya di Makassar ada yang namanya kafe baca tapi tempatnya agak jauh dari rumah aku. Jadi ya lebih memilih baca di sekitaran kampus Unhas sih. Nah untuk kafe yang aku senangi dan pilih sebagai tempat baca aku adalah di kafe CSpot Ice yang terletak di Jl.Urip Sumiharjo sebelah kantor kejaksaan Sul-sel. Ada juga kafe yang letaknya tidak jauh dari kafe Cspot ice ini yaitu Artwork Cafe. Terletak di Jl. Urip Sumiharjo depan ex tugu Adipura. Kalau kafe cspot adalah kafe yang konsepnya ala London serta lebih banyak menyajikan es krim, kafe Artwork punya konsep kafe sekaligus tempat belajar. Belajar di sini yaitu belajar design graphic yang diadakan di lantai 2 kafe ini. Suasana kafenya pun homey dan tenang, jadi enak banget buat membaca.

CSpot Ice Lantai 1

Artwork kafe lantai 1

Nah ada satu tempat lagi yang aku rekomendasikan jadi tempat “Me Time” yang merujuk pada salah satu aktifitas “me time” aku.

  • The Rinra Infinity Pool

Di Makassar ada banyak banget tempat yang bagus buat berenang. Tapi di sini aku sangat suka dengan The Rinra. Aku pernah baca kalau konsep yang diambil itu terinspirasi dari Marina bay sands, dimana kolam renang menyajikan pemandangan melalui dinding kaca. Penamaan Infinity itu sendiri katanya merujuk pada tanpa batas.

The Rinra infinity pool di pagi hari. Pic by therinra.com

Selain itu view pada sore hari tidak kalah keren. Malah kebanyakan pengunjung lebih banyak datang di sore hari karena dapat lansung melihat sunset. The Rinra Infinity Pool ini berada di lantai 3 Hotel The Rinra, Jl. Metro Tanjung Bunga Makassar. Harga yang dikenakan untuk masuk ke sana pada hari weekdays atau senin-kamis sebesar 125 ribu rupiah untuk orang dewasa dan 75 ribu untuk anak-anak. Pada hari weekend harganya menjadi 200 ribu untuk dewasa dan 150 untuk anak-anak.

The Rinra pool saat matahari terbenam. Cantik banget viewnya

  • Tirta Garden pool

Oke kalau kamu merasa berenang di hotel kemahalan aku punya satu lagi tempat berenang yang harganya terjangkau tapi tetap nyaman berenangnya. Tirta Garden yang aku ceritakan di atas. Selain tempatnya lumayan private dan bersih, harga masuk ke Tirta Garden ini juga lumayan murah. Sekitar 17 ribu rupiah di weekdays dan 22 ribu rupiah di hari weekend. Tapi itu untuk harga orang dewasa. Harga untuk anak-anak aku lupa berapa hehe.

Nah itu tadi beberapa “me time” aku. Sebenarnya masih ada banyak sih tapi aku list yang paling sering aku lakukan. Kalau kamu punya “me time” apa aja nih? Share yuk di kolom komentar.

Sekian dulu post aku kali ini tentang favorite me time. Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Annyeong😊

Beautygoers IG : Beautygoers

Beautygoers FB : BG FB Group

Beautygoers Blog : BG Blog

[Event] Regional Conference “Dare to Change” Sophie Paris

Standar

Halo Annyeong

Regional Conference Dare to Change Sophie Pariski-ka: Mr. Gregory Fauvet, Mr. Bruno Husson dan Ibu Deasy Rahayu saat press conference di lounge. Photo by: Mugniar.com

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 8 September 2018 aku diberi kesempatan menghadiri event Regional Conference yang diadakan oleh Sophie Paris dengan tema “Dare to Change”. Sophie Paris? Sounds familiar? Iyap. Sophie Paris atau yang dikenal Sophie Martin adalah perusahaan fashion dan kecantikan ternama di Indonesia berdiri sejak 1995. Dengan mengembangkan sistem penjualan langsung, Sophie telah menjadi pemimpin perusahaan fashion di Asia yang juga menyediakan latihan kepemimpinan, fashion dan kecantikan karena perkembangan member sama pentingnya dengan pertumbuhan perusahaan.

Regional conference yang diadakan oleh Sophie Paris ini bertempat di Maraja Ballroom, hotel Sahid Jaya Makassar. Venue nya tuh besar banget. Ini artinya bahwa acara Sophie Paris ini acara besar dan menurut aku “gak setengah-setengah”. Bahkan Sophie juga telah mengadakan event ini di beberapa kota sebelum diadakan di makassar dan sukses. Regional Conference 2018 ini merupakan seminar terbesar sekaligus rekognisi bagi lebih dari 100 member yang telah mencapai program Sophie Leaders Club (SLC).Regional Conference Dare to Change Sophie Paris

Sebelum acara dimulai, di luar ballroom terdapat beberapa both. Both yang paling pertama adalah both registrasi yang berada di sisi kanan untuk peserta dari media dan blogger dan kiri untuk registrasi member. Ada juga both untuk mengambil lunch box, both digital, both kosmetik. Ada juga spot yang disediakan untuk foto. Di bothdigital kita bisa mendaftar menjadi member secara online.

Regional Conference Dare to Change Sophie Parisspot fotoRegional Conference Dare to Change Sophie ParisFoto bareng teman teman Makassar BeautyGram. Photo by Ayuindah

Setelah registrasi dan dipersilakan masuk ke venue, acara dibuka oleh MC yang menyemangati peserta seminar dengan membagikan banyak hadiah. Setelah itu kita disuguhkan dengan penampilan tarian tradisional. Kalau aku lihat sih ini sepertinya tarian 4 suku di Sulawesi Selatan. Lalu tibalah saatnya speaker seminar yang ditunggu-tunggu, Mr.Bruno Husson selaku founder dan CEO Sophie Paris Indonesia, Mr. Gregory Fauvet EVP Sales dan marketing, dan ibu Deasy Rahayu selaku VP sales & Training. Ketiganya datang disambut sorak sorai peserta yang sangat bersemangat.

Speech yang pertama dibawakan oleh Mr. Gregory Fauvet. Beliau memaparkan bahwa sekarang adalah zaman digital. Perusahaan seperti Gojek sekarang sudah menjadi perusahaan terbesar di Asia Timur. Ini karena pemanfaatan teknologi. Kesuksesan di masa depan juga tentunya tidak lepas dari pemanfaatan teknologi yang terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Sebab itu lah sehingga Sophie Paris mengembangkan sistem online.

Sophie Paris sekarang bisa online dan diakses di http://www.sophieparis.com atau bisa mengunduh Sophie Paris app di Google Play Store (untuk di Aps Store aku belum tau). Selain itu pada katalog Sophie sekarang sudah dilengkapi dengan QR Code. Hal ini dijelaskan oleh ibu Deasy Rahayu. Beliau menjelaskan bahwa setiap barang di katalog Sohie sudah ada QR Code nya. Scan QR Code pun bisa dilakukan di Facebook. Seperti yang kita tau zaman sekarang ini semua kalangan banyak menggunakan jejaring sosial ini.

Mr. Bruno Husson saat naik ke atas panggung untuk speech.

Yang paling aku suka adalah speech dari Mr. Bruno Husson. Beliau seakan-akan membakar semangat para peserta untuk mencapai kesuksesan, termasuk aku. Dengan tema “Dare to Change” mr. Bruno memaparkan kiat kiat yang harus dilakukan bila ingin sukses. Yang aku tangkap dari beliau itu ada 3 yaitu Fokus, Terus belajar dan tetap berfikir Positif. Kita juga harus melek teknologi. Mr. Bruno juga sedikit flashback menceritakan bahwa dulunya ia hanya menjual 5 buah tas dan Sophie kala itu hanya industri rumahan dengan 3 penjahit. Berkat kerja keras kini Sophie telah menjual tas sebanyak 50 juta buah dan berkembang hingga ke Filipina, Vietnam dan Maroko. Bruno juga menjelaskan paradigma gunung es dan hal hal yang dihadapi ketika ingin sukses. Paradigma gunung es itu seperti yang orang orang lihat hanya di permukaan saja. Tetapi di bawahnya itu banyak hal yang harus dilalui bahkan hal yang tidak mengenakkan seperti kecewa, pengorbanan, kegagalan dan lain lain. Ya, jika memang ingin sukses harus siap kecewa juga.

Regional Conference Dare to Change Sophie ParisRegional Conference Dare to Change Sophie ParisParadigma Gunung es yang dijelaskan oleh Mr. Bruno Husson.

Di akhir acara Sophie membagikan banyak door prize serta goodie bag besar yang isinya banyak banget untuk Blogger, media dan influencer. Regional Conference Dare to Change Sophie Paris

Senang sekali rasanya aku bisa ikut acara ini. Selain acaranya seru kita pun diberikan motivasi dan semangat agar bisa sukses, sesukses perjalanan Sophie Paris. Gak heran Sophie yang telah berdiri selama kurang lebih 20 tahun tetap bertahan bahkan menjadi perusahaan fashion besar di Indonesia.

Regional Conference Dare to Change Sophie Parisphoto credit to Mutmainnah